Sabtu, 24 Februari 2018

Bisikan Langit



Bukti Allah Maha Kuasa adalah Dia tidak memaksa

Seorang direktur membuat peraturan kantor,jika bawahannya melanggar peraturan maka akan diberikan peringatan bahkan hukuman.Yang bertujuan dari peraturan tersebut untuk menjaga kedisiplinan yang akan berdampak positif pula pada kinerja karyawannya itu sendiri.Rasa perhatian seorang direktur terhadap karyawannya dituangkan dan dibuktikan adanya peraturan itu.Berbeda dengan renternir yang memberikan uang pinjaman untuk nasabahnya, antara jumlah uang yang dipinjam dengan mengembalikan uang pinjaman, itu tidak sesuai bahkan jauh drastis apa yang diberikan.Apalagi jika telat membayar akan dikenakan denda berlipat-lipat, dikejar dan dicari sampai ketemu nasabah yang menunggak, jika tidak bisa membayar pada waktu tempo yang ditentukan oleh pemberi pinjaman bisa-bisa barang kepunyaan nasabah tersebut diambil secara paksa karena dijadikan sebagai uang ganti telat bayar.
Dari kedua pernyataan tersebut,menurut anda siapa yang berkuasa tanpa memaksa ? Apa perbedaan dari keduanya ? Beralih dari pernyataan yang diatas kepada pernyataan Allah di dalam surah Al-Baqarah ayat 255-256  :
(255)            اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ   ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيم (256)لَا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى لَا انْفِصَامَ لَهَا وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Artinya : “tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (255) Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”
Dia mempunyai sifat-sifat sejati nya penguasa, mempunyai keagungan dan kesempurnaan yang tercermin dalam ayat tersebut, sering kita sebut dengan ayat kursi.Diantara sifat-sifat itu ialah Dia Maha Esa, Maha Hidup, Maha Mengurus makhluk-Nya, selalu terjaga dan tidak pernah mengantuk, tidak pernah tidur, kerajaan dan kepemilikan-Nya melputi seluruh langit dan bumi, tidak seorang pun bisa memberi pertolongan kepada yang lain kecuali atas izin-Nya, pengetahuan-Nya meliputi semua makhluk-Nya, tidak berat bagi-Nya menjaga langit dan bumi, dan Dia Yang Maha Luhur dan Agung tidak membutuhkan kepada yang lain.
Namun Allah memberikan pilihan kepada kita yang juga akan berdampak pula ke kita sendiri.Disediakan haq dan bahil, baik dan buruk, mulia dan hina,sengsara dan bahagia.Setiap apa yang kita lakukan dalam memilihnya pasti ada timbal balik kepada kita sendiri.Jika seseorang hamba memilih yang haq dia akan dibalasan sesuai apa yang dijanjikan.Dan jika memlih yang bathil pun dia akan dibalas sesuai apa yang dia kerjakan.