Bukti Allah Maha Kuasa adalah Dia tidak memaksa
Seorang direktur membuat peraturan kantor,jika bawahannya melanggar
peraturan maka akan diberikan peringatan bahkan hukuman.Yang bertujuan dari
peraturan tersebut untuk menjaga kedisiplinan yang akan berdampak positif pula
pada kinerja karyawannya itu sendiri.Rasa perhatian seorang direktur terhadap
karyawannya dituangkan dan dibuktikan adanya peraturan itu.Berbeda dengan
renternir yang memberikan uang pinjaman untuk nasabahnya, antara jumlah uang
yang dipinjam dengan mengembalikan uang pinjaman, itu tidak sesuai bahkan jauh
drastis apa yang diberikan.Apalagi jika telat membayar akan dikenakan denda
berlipat-lipat, dikejar dan dicari sampai ketemu nasabah yang menunggak, jika
tidak bisa membayar pada waktu tempo yang ditentukan oleh pemberi pinjaman
bisa-bisa barang kepunyaan nasabah tersebut diambil secara paksa karena dijadikan
sebagai uang ganti telat bayar.
Dari kedua pernyataan tersebut,menurut anda siapa yang berkuasa
tanpa memaksa ? Apa perbedaan dari keduanya ? Beralih dari pernyataan yang
diatas kepada pernyataan Allah di dalam surah Al-Baqarah ayat 255-256 :
(255) اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ
الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا
فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ
يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ
عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا
يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيم (256)لَا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ قَدْ تَبَيَّنَ
الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ
فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى لَا انْفِصَامَ لَهَا وَاللَّهُ
سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Artinya
: “tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi
terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur.
Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at
di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka
dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah
melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan
Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha
Besar. (255) Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya
telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa
yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah
berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha
Mendengar lagi Maha Mengetahui”
Dia
mempunyai sifat-sifat sejati nya penguasa, mempunyai keagungan dan kesempurnaan
yang tercermin dalam ayat tersebut, sering kita sebut dengan ayat
kursi.Diantara sifat-sifat itu ialah Dia Maha Esa, Maha Hidup, Maha Mengurus
makhluk-Nya, selalu terjaga dan tidak pernah mengantuk, tidak pernah tidur,
kerajaan dan kepemilikan-Nya melputi seluruh langit dan bumi, tidak seorang pun
bisa memberi pertolongan kepada yang lain kecuali atas izin-Nya, pengetahuan-Nya
meliputi semua makhluk-Nya, tidak berat bagi-Nya menjaga langit dan bumi, dan
Dia Yang Maha Luhur dan Agung tidak membutuhkan kepada yang lain.
Namun
Allah memberikan pilihan kepada kita yang juga akan berdampak pula ke kita
sendiri.Disediakan haq dan bahil, baik dan buruk, mulia dan hina,sengsara dan
bahagia.Setiap apa yang kita lakukan dalam memilihnya pasti ada timbal balik
kepada kita sendiri.Jika seseorang hamba memilih yang haq dia akan dibalasan
sesuai apa yang dijanjikan.Dan jika memlih yang bathil pun dia akan dibalas
sesuai apa yang dia kerjakan.

1 komentar so far
The “Whisper of the Sky” reminds us of Allah’s presence in every sound of nature. Reciting and reflecting on surah kahf in roman english strengthens this connection, bringing peace and light to our hearts.
EmoticonEmoticon