Cinta adalah
fitrah
Cinta
itu adalah fitrah Karena setiap orang di anugerahi naluri untuk saling
menyayangi dan disayangi.Menjalin cinta { menjalin percintaan } bukanlah satu
kesalahan,selama mengikuti ketentuan yang di tetapkan oleh agama maksud dari
mengikuti ketetapan agama ini yaitu berlandaskan pada Al-Qur’an.Namun banyak
pencemaran dan kesalahan yang terjadi dalam penghayatan konsep cinta dan
pemahaman mengenainya dalam kehidupan.Semakin banyak muda-mudi saat ini yang
melenceng dari landasan yang benar.karena terpengaruh dalam konsep cinta yang
dipaparkan dalam media masa,baik cetak maupun elektronik,tidak di sangka bahwa
televisi mempunyai pengaruh yang kuat,terutama pada remaja.Tayangan dalam
televisi seolah-olah menjadi pendidikan khusus bagi mereka mengenai cinta,pada
umum nya siaran yang di tayangkan adalah konsep cinta dari barat,sayang nya
umat islam kurang mengetahui apa sesungguhnya konsep cinta itu,padahal islam
menawarkan konsep cinta yang universal dan dibahas secara terperinci.
Saya
akan mencoba dan berusaha memaparkan konsep cinta yang sebenarnya,di setiap
orang pasti mengenal cinta itu yang bentuk nya
love tapi,sebenarnya cinta itu berbentuk segitiga.kenapa demikian.
Mari kita simak ilustrasi di atas, Umumnya Kita semua mengenal cinta
itu hubungan antara laki – laki dan perempuan atau si A dan si B seperti ilustrasi
di atas dilambangkan dengan garis lurus yaitu garis horizontal,tapi menurut
saya itu bukan cinta melainkan cuman
sekedar hubungan antara manusia dengan manusia yaitu hablumminanas. Terus
seperti apa cinta yang sebenar nya, cinta yang sebenarnya yaitu antara A ke C
dan B ke C kita posisikan manusia itu A dan B dan Allah Swt itu C, jadi
kesimpulan nya apabila kita sebagai makhluk Nya jangn mencintai dulu apa yang
di ciptakan Nya, seharus nya mencintai pencipta nya dulu,baru Allah akan meridhoi cinta kita,sederhana
bukan.
Ingatlah satu
hal,jodoh itu rahasia Allah tidak satu pun di antara kita yang tau akan hal
tersebut,jadi jangan pacaran dulu, belum tentu orang yang kita anggap sebagai
pacar jadi pasangan hidup kita,kalau memang dia mencintai anda pasti nya dia
tidak akan mengajak bersama terlebih dahulu tanpa ikatan yang syah,biasanya
orang yang kelak jadi jodoh anda itu ialah orang yang diam - diam berdoa di
belakang anda dan tanpa sepengetahuan siapapun kecuali Allah,bukan orang yang
saat ini sedang berbagi asmara dengan anda.Saya juga pernah mengalami masa
seperti ini,sungguh amat berat jika di lepaskan pada saat itu,tapi dengan niat
yang baik dan kemauan yang kuat Alhamdullilah sekarang saya sudah seperti ini
dan lebih baik tanpa cinta yang semu.
Menurut Dr.Robiah Kulop Hamzah dalam
bukunya yang berjudul Remaja dan cinta masa
remaja adalah masa yang penuh dengan percobaan,konflik dan krisis.Keadaan in
terjadii akibat perubahan kematangan organ reproduksi sehingga mengakibatkan
perubahan pribadi,kenakalan dan penentangan.emosi remaja mudah tersentuh,mereka
menjadi lebih emosional dan mudah berubah.pendek kata, sebelum menemukan
identitas diri yang di cari mereka akan terus dalam keadaan seperti ini.
Pada usia remaja,teman sebaya mempunyai
pengaruh yang kuat dalam hubungan sosial,baik di sekolah maupun di
rumah.pengaruh keluarga mulai berkurang.seiring dengan pergantian zaman,banyak
perubahan terjadi pada remaja dewasa ini.perubahan yang tampak jelas dari sisi
mobilitas dan kemauan untuk bergerak bebas.Remaja dahulu terutama
perempuan,lebih banyak menghabiskan waktu di rumah.Mereka lebih banyak
mempelajari hal ihwal rumah tangga,hingga menikah muda di umur 15 tahun,sering
kali mereka setuju,baik secarasuka rela ataupun terpaksa untuk menerima
pasangan yang menjadi pilihan keluarga.
Berbeda dengan remaja saat ini,mereka
mendapat kesempatan untuk mengenyam pendidikan.pada usia tersebut mereka masih
bersekolah.Apabila mereka berkesempatan melanjutkan pendidikan ke sekolah yang
lebih tinggi,mereka akan lebih banyak bertemu bnyak orang.pergaulan nya pukan
akan lebuh luas sewaktu beresekolah.ditambah lagi dengan keikut sertaan dalam
kegiatan sekolah.Ketika melanjutkan pelajaran di luar kota atau nergi,semuanya
lebih banyak memberikan kesempatan berkenalan dengan berbagai jenis
orang.Situasi ini jura turut andil terhadap perubahan umur menikah.Malah
tradisi orang tua yang memilih pasangan untuk anak sudah tidak berlaku lagi,
justru malah mereka sendiri yang
memperkenalkan calon suami atau istri kepada keluarga.
Hubungan cinta saat ini tidak dapat
disamakan dengan hubungan cinta zaman dahulu.Meminjam perkataan Umar bin Khotob
“ didiklah
anak mu sesuai zaman nya “ maka,pendekatan yang di gunakan dalam
menangani masalah percintaan saat ini harus sesuai dengan perkembangan
zaman,dengan faktor mobilitas dan perubahan yang terjadi,kita tidak bisa
memaksa remaja mengikuti cara orang dahulu menjalin cinta,karena zaman sudah
berubah.


EmoticonEmoticon