Minggu, 18 Maret 2018

Mengenal Akhlaq



Akhlak memagang suatu hal yang mempunyai peranan penting bagi manusia dan seluruh alam semesta. Aklak adalah yang sering menjadi perbincangan manusia terdahulu dan orang-orang yang akan terlahir setelahnya. Tidak habis-habisnya manusia berbicara pasal akhlak. Akhlak adalah sesuatu yang dikehendaki secara sengaja dan sadar oleh seorang individu. Mungkin dapat disepertikan dengan azimah (keinginan). Pada Fitrahnya manusia terlahir dengan berbagai macam keinginan, keinginan yang dilakukan secara terus-menerus hingga menjadi suatu kebiasaan atau membudaya kemudian itu dapat dikatakan sebagai akhlak.
Manusia dilahirkan sebagai hewan yang berpikir. Ia akan sealu menemukan hal-hal baru dalam kehidupannya oleh karena itu pemikiran manusia berkembang dari masa ke masa. Dengan demikian manusia selalu menciptakan keinginan-keingin baru setelah keinginan lama telah terpenuhi. Ini adalah keadaan alamiah dan manusiawi. Keinginan dari diri manusia adakalanya mengandung unsur negatif dan ada kalanya mengandung unsur positif. Tidak ada yang dapat terlepas dari padanya, Allah menciptakan manusia diantara dua kecenderungan. Kecendrungan berbuat baik dan kecendrungan berbuat jahat. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Q.S Asy-Syams [99]: 6-7.
“Demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)-Nya. Maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaan,”
Azimah (keinginan) yang dimaksud dengan akhlak adalah perbuatan yang dilakukan dengan sengaja dan dilakukan spontan. Seperti, orang yang selalu menolong temannya ketika mendapati temannya yang dalam kesusahan. Ia dapat dikatakan sebagai orang baik dan memiliki akhlak baik. Karena ia membantu temannya secara spontan dan tanpa berpikir Panjang. Adapula seseorang yang gemar membicarakan orang lain dibelakang dan sembunyi-sembunyi kepada temannya yang lain. Ini adalah sesuatu yang ia kehendaki dan dilakukan secara sadar. Maka yang demikian orang tersebut mempunyai akhlak ghibah dan dapat dikatakan sebagai orang yang mempunyai akhlak buruk.
Dan hendaknya ada kebebasan dalam arti tidak ada keterpaksaan ketika melakukan sesuatu hal. Sebagai contoh orang yang berbuat baik kepada kawannya secara terpaksa ataupun tidak terpaksa (sukarela) bisa saja disebut sebagai orang baik. Tetapi, belum tentu memiliki akhalak baik. Karena akhalak baik hanya dimiliki oleh orang yang mempunyai ikhtiar dalam berkendak secara kebebasan atau sukarela.
Point kedua, azimah yang dimaksud dengan akhlak adalah azimah yang dilakukan secara terus menerus. Seperti orang yang selalu berkata jujur disegala situasi. Ia merasa resah ketika tidak dapat berkata jujur, kemudian jujur adalah akhlak yang melekat padanya. Apa pula orang yang selalu berdusta, mengada-ada pada setiap ucapannya. Manusia seperti ini terkadang sering tidak percaya diri ketika ia berkata apa adanya. Maka berdusta adalah akhlak yang melekat padanya.
Akhlakul karimah perlu diterapkan kedalam konsep kehidupan. Agar kehidupan manusia menjadi tertata dengan baik dan pastinya selalu dirahmati oleh Allah. Akhlak seperti buah yang berwarna keemasan, mempunyai bau yang wangi dan kelezatan pada setiap dagingnya. Terdapat pada pohon ibadah yang memiliki cabang-cabang kokoh yang ditanam dengan akar akidah. Seseorang yang tidak memiliki konsep alkhakul karimah dalam hidupnya, akan membuat orang tersebut gampang terombang-ambing oleh pengaruh orang lain. Dan mudah roboh ketika diterpa angin yang salah.




Menurut Imam Al-Gazhali dalam ucapannya, “Dan tujuan daripada akhlak ini adalah supaya amal yang dikerjakan menjadi enak,” definisi Imam Al-Ghazali yang lain mengatakan bahwa, “Akhlak adalah hal ihwal yang melekat pada jiwa, dari padanya timbul perbuaan-perbuatan yang mudah tanpa harus dipikir dan diteliti.”

Karena akhlak melekat pada jiwa sesseorang oleh karena itu akhlak bersifat abstrak dan tidak dapat diukur oleh parameter apapun. Akan tetapi akhlak dapat termanifestasi melalui tingkah laku perbuatan seseorang. Karena akhlak menggambarkan jiwa seseorang. Dan apabila berbuatan seseorang menimbulkan pengaruh buruk maka dapat di sebut akhlak buruk dan jika perbuatan seseorang dapat menimbulkan pengaruh yang baik maka dapat disebut akhlak baik. 


EmoticonEmoticon