Akhlak memagang suatu hal yang mempunyai
peranan penting bagi manusia dan seluruh alam semesta. Aklak adalah yang sering
menjadi perbincangan manusia terdahulu dan orang-orang yang akan terlahir
setelahnya. Tidak habis-habisnya manusia berbicara pasal akhlak. Akhlak adalah
sesuatu yang dikehendaki secara sengaja dan sadar oleh seorang individu.
Mungkin dapat disepertikan dengan azimah (keinginan). Pada Fitrahnya
manusia terlahir dengan berbagai macam keinginan, keinginan yang dilakukan
secara terus-menerus hingga menjadi suatu kebiasaan atau membudaya kemudian itu
dapat dikatakan sebagai akhlak.
Manusia dilahirkan sebagai hewan yang
berpikir. Ia akan sealu menemukan hal-hal baru dalam kehidupannya oleh karena
itu pemikiran manusia berkembang dari masa ke masa. Dengan demikian manusia
selalu menciptakan keinginan-keingin baru setelah keinginan lama telah
terpenuhi. Ini adalah keadaan alamiah dan manusiawi. Keinginan dari diri
manusia adakalanya mengandung unsur negatif dan ada kalanya mengandung unsur
positif. Tidak ada yang dapat terlepas dari padanya, Allah menciptakan manusia
diantara dua kecenderungan. Kecendrungan berbuat baik dan kecendrungan berbuat
jahat. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Q.S Asy-Syams [99]: 6-7.
“Demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)-Nya.
Maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaan,”
Azimah (keinginan) yang dimaksud dengan akhlak adalah
perbuatan yang dilakukan dengan sengaja dan dilakukan spontan. Seperti, orang
yang selalu menolong temannya ketika mendapati temannya yang dalam kesusahan.
Ia dapat dikatakan sebagai orang baik dan memiliki akhlak baik. Karena ia
membantu temannya secara spontan dan tanpa berpikir Panjang. Adapula seseorang
yang gemar membicarakan orang lain dibelakang dan sembunyi-sembunyi kepada
temannya yang lain. Ini adalah sesuatu yang ia kehendaki dan dilakukan secara
sadar. Maka yang demikian orang tersebut mempunyai akhlak ghibah dan dapat
dikatakan sebagai orang yang mempunyai akhlak buruk.
Dan hendaknya ada kebebasan dalam arti
tidak ada keterpaksaan ketika melakukan sesuatu hal. Sebagai contoh orang yang
berbuat baik kepada kawannya secara terpaksa ataupun tidak terpaksa (sukarela)
bisa saja disebut sebagai orang baik. Tetapi, belum tentu memiliki akhalak
baik. Karena akhalak baik hanya dimiliki oleh orang yang mempunyai ikhtiar
dalam berkendak secara kebebasan atau sukarela.
Point kedua, azimah yang dimaksud dengan
akhlak adalah azimah yang dilakukan secara terus menerus. Seperti orang yang
selalu berkata jujur disegala situasi. Ia merasa resah ketika tidak dapat
berkata jujur, kemudian jujur adalah akhlak yang melekat padanya. Apa pula
orang yang selalu berdusta, mengada-ada pada setiap ucapannya. Manusia seperti
ini terkadang sering tidak percaya diri ketika ia berkata apa adanya. Maka
berdusta adalah akhlak yang melekat padanya.
Akhlakul karimah perlu diterapkan kedalam
konsep kehidupan. Agar kehidupan manusia menjadi tertata dengan baik dan
pastinya selalu dirahmati oleh Allah. Akhlak seperti buah yang berwarna
keemasan, mempunyai bau yang wangi dan kelezatan pada setiap dagingnya.
Terdapat pada pohon ibadah yang memiliki cabang-cabang kokoh yang ditanam
dengan akar akidah. Seseorang yang tidak memiliki konsep alkhakul karimah dalam
hidupnya, akan membuat orang tersebut gampang terombang-ambing oleh pengaruh
orang lain. Dan mudah roboh ketika diterpa angin yang salah.
Menurut Imam Al-Gazhali dalam ucapannya,
“Dan tujuan daripada akhlak ini adalah supaya amal yang dikerjakan menjadi
enak,” definisi Imam Al-Ghazali yang lain mengatakan bahwa, “Akhlak adalah hal
ihwal yang melekat pada jiwa, dari padanya timbul perbuaan-perbuatan yang mudah
tanpa harus dipikir dan diteliti.”
Karena akhlak melekat pada jiwa sesseorang
oleh karena itu akhlak bersifat abstrak dan tidak dapat diukur oleh parameter
apapun. Akan tetapi akhlak dapat termanifestasi melalui tingkah laku perbuatan
seseorang. Karena akhlak menggambarkan jiwa seseorang. Dan apabila berbuatan
seseorang menimbulkan pengaruh buruk maka dapat di sebut akhlak buruk dan jika
perbuatan seseorang dapat menimbulkan pengaruh yang baik maka dapat disebut
akhlak baik.


EmoticonEmoticon